Jokowi dan Hadits Nabi


sumber foto

Suatu hari saya sedih membaca tweet ini, saya jadi ingat sebuah pesan Habib Munzir yang berasal dari hadits: "Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaknya dia mengambil tempat duduknya di neraka" (Shahih Bukhari)

Abu Hurairah RA berkata: "jika bukan karena aku telah mendengar hadits nabi (sampaikanlah sesuatu dariku meskipun satu ayat), maka tidak akan aku mengeluarkan satu hadits pun dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam",

karena takut dan khawatir jika ada kesalahan atau salah ucap dalam menyampaikan hadits-hadits tersebut. Maka banyak dari para sahabat yang diam dan tidak mau berbicara tentang hadits rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, banyak para sahabat yang tidak meriwayatkan satu hadits pun karena takut termasuk dalam hadits ini, diantaranya yg sangat sedikit meriwayatkan hadits adalah sayyidian Ali bin Abi Thalib Kw dimana jika beliau ingin menyampaikan maka yang beliau lebih banyak menyampaikan adalah ucapannya, beliau tidak berani mengucapka perkataan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam padahal beliau tahu banyak tentang hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

— Al-Habib Munzir al-Musawa

Rasulullah SAW tidak mudah men-judge seseorang, apalagi mengutuk orang tersebut


di kesempatan yang lain Habib Munzir Berpesan:

... perlu diketahu bahwa Rasul saw tidak merubuhkan/menjatuhkan kekuasaan para penguasa, beliau saw tetap membiarkan Abdullah bin Ubay bin Salul sebagai pimpinan Madinah, padahal ia munafik besar.

Rasul saw juga membiarkan Abu Sufyan bin Harb menjadi pemimpin Makkah dan ka\’bah sebelum ia masuk islam.

maka jelas sudah antara kita dengan umaro tidak ada masalah, kita tidak usah ikut ikut berebutan kekuasaan, kita tetap bersama aktifitas kita menjalankan syariah semampunya,

mengenai Umaro yg bertentangan dg syariah, ini sudah pernah terjadi dimasa para sahabat masih ada, sebagaimana riwayat shahih Bukhari bahwa para Tabiin mengadukan kepada sahabat yaitu Anas bin Malik ra akan kejahatan Khalifah Hajjaj yg banyak membantai Ulama, maka Anas bin Malik ra menjawab : bersabarlah, karena tiadalah ummat ini kecuali akan makin buruk kepemimpinannya, kudengar ini dari Nabi Kalian saw. (Shahih Bukhari).

jelas sudah kita tidak boleh memerangi Umaro walau dholim selama mereka muslim.

Rasul saw ketika beberapa hari sebelum wafat, dalam ceramah terakhirnya beliau saw keluar dg memakai ikat kepala karena pusing yg sangat parah dan demam, seraya bersabda : akan kalian lihat setelah aku wafat hal hal yg tidak kalian sukai, maka jika ada pemimpin yg naik diantara kalian (muslimin, non yahudi dan nasrani atau musyrikin), ia membuat manfaat pada ummat dan membuat mudharrat pada ummat pula, maka terimalah yg baiknya dan maafkanlah kesalahannya. (Shahih Bukhari).

dan Rasul saw juga bersabda : Taatlah pada pemimpin kalian, kecuali jika memerintahkan pada maksiat maka tidak ada taat. (Shahih Bukhari).

maka selama mereka tidak melarang kita ibadah, tidak melarang kita shalat, tidak melarang kita puasa, tidak melarang kita ibadah fardhu lainnya, maka kita tidak boleh menentangnya.

— Al-Habib Munzir al-Musawa

Umaro = Pemerintah, Pemimpin, Penguasa